Pendidikan Islami Sebagai Investasi Terbaik Bagi Anak

Lucid_Origin_An_allegorical_image_aspect_ratio_740x445_pixels__0-1.jpg

Share

JURNALISTIK ASY SYADZILI 4 – Saat ini hampir semua orang tua menyadari bahwa peninggalan yang terbaik bagi anak adalah pendidikan. Kesadaran ini didasari oleh sebuah keyakinan bahwa dengan modal pengetahuan seseorang akan lebih mudah dalam menjalani hidupnya baik dalam upaya menghadapi problem-problem kehidupan maupun dalam mendapatkan lapangan pekerjaan.

Pendidikan disadari atau tidak, adalah investasi yang diharapkan keuntunganya beberapa tahun setelah proses pendidikan terselesaikan. Keuntungan tersebut bisa berupa sebuah keahlian yang berguna bagi masyarakatnya atau kemapanan pekerjaan sehingga mampu mencukupi kebutuhan diri dan keluarganya.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ باِلعِلْمِ وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَةَ فَعَلَيْهِ باِلعِلْمِ وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ باِلعِلْمِ

Artinya : “Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia harus dicapai dengan ilmu, barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat harus dicapai dengan ilmu, dan barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan akhirat harus dicapai dengan ilmu.”

Bagi orang yang beriman pasti mengharapkan pendidikan anaknya menjadi investasi jangka panjang yang bisa memberi keuntungan baik di dunia maupun di akhirat. Dalam mewujudkan keinginannya, paling tidak ada tiga cara yang bisa ditempuh oleh orang tua ;

1. Memilih Lembaga Pendidikan Agama

Dilembaga pendidikan agama seperti MI, MTs, MA atau sekolah berlabel islam, volume mata pelajaran keagamaanya lebih banyak dibandingkan dengan di sekolah umum, bahkan masih ditambah dengan aturan-aturan yang mengarah untuk membiasakan  beramal sholeh. Harapannya adalah terwujudnya anak didik yang sholeh dan taat beribadah.

2. Memberikan Pelajaran Agama diluar jam Sekolah

Menjamurnya lembaga pendidikan keagamaan seperti TPQ atau Madrasah Diniyah adalah kabar yang baik bagi orang tua. Dengan berbagai macam metode yang diberikan dalam pembelajaran Al-Qur’an seakan mengobati kegelisahan yang selama ini menghantui generasi Qur’ani, yaitu anak-anak yang mampu membaca Al-Qur’an, memahaminya serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

3. Memilih Pondok Pesantren sebagai Tempat Belajar

Pesantren adalah pilihan yang tepat untuk membina generasi muda khususnya di saat lingkungan pergaulan sulit dikontrol seperti sekarang ini. Selain sebagai gudangnya ilmu agama pesantren juga memberikan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan pribadi-pribadi yang berjiwa taqwallah.

Tiga cara diatas adalah langkah positif yang bisa dilakukan untuk mewujudkan investasi jangka panjang seperti yang selalu diimpikan oleh setiap orang tua. Namun ketiga cara tersebut tidak akan berhasil dengan baik tanpa adanya dukungan dari orang tua.

Dukungan ini tidak hanya berupa materi tetapi juga berupa moral yang diwujudkan dalam bentuk pemberian uswah hasanah bagi anak-anak di rumah. Rasanya akan janggal kalau orang tua telah memberikan pendidikan Islam yang cukup tetapi tidak pernah mengajak anaknya shalat berjama’ah, membaca Al-Qur’an bersama atau selalu mengajak beramal shaleh dan berbuat baik kepada semua orang.

Wallahu a’lam

Oleh Dani Fajar Mujtaba

Sign Up Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Santri tidak hanya dibina untuk cerdas secara intelektual,
Learn More
tetapi juga matang secara emosional,
Learn More
dan yang paling utama, cerdas spiritualnya.
Learn more

Follow Ya

Terbaru